AKADEMI SILAT SENI GERAK MAKRIFAT

AKADEMI SILAT SENI GERAK MAKRIFAT


ILMU PERSILATAN DAN PERUBATAN (KEROHANIAN) WARISAN SYEIKH PENDITA MAHAGURU ADI PUTRA, SUNAN KALIJAGA DAN TOKKU PALOH

ILMU KEROHANIAN DALAM KATEGORI ILMU GHAIB ( SILAT BATIN SUNAN KALIJAGA@GERAK FAQIR) & ILMU SYAHADAH (SYAHADAT TOKKU PALOH@TITIK 9)

Sunday, December 11, 2011

TEKNIK PENGOLAHAN NAFAS

Bernafas adalah keperluan utama bagi kehidupan manusia. seseorang boleh bertahan tidak makan dan minum selama beberapa hari, namun tidak ada yang dapat bertahan hidup tanpa bernafas selama itu. Seorang yang tidak terlatih hanya dapat bertahan tidak bernafas antara 30 - 60 saat, sementara orang yang terlatih dapat lebih dari itu. Ada yang sanggup menahan nafas antara 1 sampai 5 minit, contohnya seperti para penyelaman alami yang biasa menyelam dilautan tanpa alat bantuan.
Keperluan oxygen didalam darah, pembuluh syaraf dan otak dipenuhi dengan cara bernafas. Darah menyerap oxygen dari udara yang dihirup dan masuk kedalam paru paru. Darah membawa oxygen tersebut keseluruh bagian tubuh yang memerlukan. Terhentinya aliran darah kejantung atau otak akibat penyumbatan atau penggumpalan darah dapat mengakibatkan kematian mendadak karena jantung atau otak tidak dapat memenuhi kebperluan oxygennya.
Bernafas menjadi sangat penting bagi kehidupan manusia, namun banyak orang yang tidak memperhatikan cara bernafas yang baik, efisien dan benar. Dalam kehidupan sehari hari kebanyakan manusia hanya menggunakan 20-30% dari kapasiti paru-parunya untuk bernafas. Perhatikan cara bernafas anda sehari hari, anda hanya bernafas pendek-pendek tidak menggunakan kemampuan paru paru anda secara maksima. Cara bernafas seperti ini mengakibatkan paru paru tidak bekerja maksima. Sebagian besar kapasiti paru paru tidak terpakai. Satu ketika mungkin anda pernah menarik nafas dalam dan memenuhi paru paru anda dengan udara ,seterusnya anda bernafas seperti biasa lagi ( nafas pendek), didalam paru paru anda akan tertinggal udara sisa yang pada akhirnya akan menjadi udara basi yang dapat merosak sel paru paru anda.

Bahagian paru paru yang jarang digunakan lama kelamaan menjadi rosak dan tidak mampu lagi menghantar oxygen kedalam darah. Nafas menjadi sesak dan pendek, badan menjadi cepat letih, bekalan oxygen keseluruh bahagian tubuh menjadi berkurang. Akibatnya tubuh menjadi lemah dan mudah dihinggapi perbagai penyakit. Orang yang tidak melatih cara bernafas dengan baik dan benar pada usia diatas 40 tahun keadaan tubuhnya semakin buruk dan mudah dihinggapi berbagai penyakit. Karena itu perhatikanlah cara bernafas anda, latihlah pernafasan anda dengan mengikuti berbagai olah raga.

Banyak olah raga yang dapat meningkatkan kapasiti paru paru dan aliran oxygen didalam darah seperti olah raga aerobic, senam, dan olah raga pernapasan seperti Thai chi, Silat tenaga dalam dan lain lain. Olah raga tersebut ketika ini berada di mana mana pilihlah salah satu yang sesuai dengan selera anda. Pernafasan yang baik dan benar akan menjadikan tubuh sihat dan prima, tidak mudah diserang berbagai penyakit. Dengan badan yang sehat dan prima anda dapat melindungi diri dari pembiayaan belanja pengubatan perbagai penyakit yang sangat mahal dewasa ini.

Olah Nafas dan Kesihatan

Olah nafas boleh dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang usia, dengan olah nafas kita dapat menjadi dokter bagi diri kita sendiri. Beberapa penyakit rutin seperti flu, batuk, dan masuk angin dapat sembuh tanpa ubat dan sukar untuk berulang kembali. Tahap kesihatan tubuh meningkat  dengan meningkatnya kesegaran tubuh dan tenaga fisik. Stress hilang, fisik dan mental menjadi lebih rileks, lebih sabar, tenang, mudah mengendalikan emosi dan mudah berkonsentrasi. Gairah seksual meningkat, daya tahan terhadap berbagai penyakit meningkat, metabolisme tubuh juga meningkat, kadar kolesterol dan gula darah menjadi normal dan pada tahap seterusnya dapat mengatasi tekanan darah rendah atau tinggi.

Sistem pernafasan yang buruk menyebabkan tubuh menjadi lemah dan mudah dihinggapi perbagai penyakit. Seluruh organ tubuh tidak bekerja dengan baik sehingga menimbulkan ketidak selarasan dan ketidak harmonisan pada sistem tubuh. Jika tidak segera diperbaiki dalam jangka panjang hal tersebut dapat menyebabkan kekacauan pada metabolism tubuh dan berterusan dengan timbulnya berbagai kerusakan pada organ tubuh. Pada usia yang semakin meningkat berbagai penyakit mulai datang menyerang, kolesterol tinggi, diabetes, tekanan darah tinggi atau rendah, asam urat, cepat lelah, sering pusing, mudah terkena penyakit harian seperti flu, batuk, masuk angin. Menurunnya daya tahan tubuh menyebabkan banyak pekerjaan yang tidak mampu diselesaikan dengan baik. Emosi juga jadi tidak stabil mudah marah, kecewa, dan stress.

Teknik pengolahan nafas yang sihat

Sejak ribuan tahun perbagai perguruan silat dan seni beladiri didunia, guru meditasi, guru yoga, para pendeta di India dan China telah memperkenalkan teknik pernafasan yang baik kepada para pelatihnya. Teknik pernafasan tersebut terus dikembangkan dan dipelajari banyak orang hingga ke saat ini. Di beberapa perguruan silat dan seni bela diri, olah nafas digunakan untuk membangkitkan kekuatan tenaga dalam, hingga mampu memecahkan benda keras seperti batu-bata, besi , blok kayu hanya dengan sekali pukulan tangan saja, serta mampu menahan tusukan benda tajam atau pukulan benda keras.



Kalau zaman dahulu olah nafas ini cenderung digunakan untuk meningkatkan kekuatan tenaga dalam oleh para pendekar dan pesilat untuk membela diri atau bertarung mengalahkan musuh. Dengan perubahan zaman dimana orang sudah tidak memerlukan kekuatan fisik dan pertarungan lagi untuk mempertahankan hidup, maka sekarang ini orang lebih menyukai teknik pengolahan nafas digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan kesegaran tubuh. Secara umum kita mengenal 4 macam cara bernafas, yaitu pernafasan perut, pernafasan dada, pernafasan pundak dan pernafasan sempurna atau gabungan.

Pernapasan perut

Duduk tegak sambil bersila atau duduk tegak diatas kursi dengan kedua kaki terjuntai menyentuh lantai, kedua tangan diletakan diatas lutut. Tarik napas sedalam mungkin hingga memenuhi rongga paru paru. Perhatikan perut anda ketika bernafas. Ketika menarik nafas, perut akan menggembung dan ketika menghembuskan napas, perut mengempis. Kebiasaan yang sering dilakukan tanpa kita sedari adalah ketika menarik nafas  perut mengempis dan sebaliknya pada ketika menghembuskan nafas perut menggembung. Lakukan pernafasan perut ini beberapa kali hingga anda terbiasa. Lakukan penarikan nafas dengan perlahan dan panjang dan hembuskan dengan cara perlahan dan panjang pula sampai beberapa kali. Kemudian lakukan pula penarikan dan penghembusan nafas dengan cara yang agak cepat, beberapa kali.

Ketika baru mulai mungkin anda akan merasa janggal kerana anda tidak terbiasa dengan cara bernafas seperti ini, tanpa anda sadari selama ini anda telah bernafas dengan cara yang tidak betul. Perhatikan anak kecil( bayi), mereka bernafas dengan pernafasan perut, ketika menarik nafas perut menggembung dan ketika menghembuskan nafas perut mengempis. Itulah pernafasan yang baik, namun entah bagaimana setelah dewasa cara seperti itu pelan - pelan ditinggalkan.



Pernapasan Dada

Caranya sama seperti diatas, hanya perhatian anda ditumpukan kearah dada. Pada ketika menarik nafas, dada dikembangkan dan ketika menghembuskan nafas perut dikempiskan. Ulang cara bernafas seperti ini hingga beberapa kali hingga anda merasa terbiasa. Tanpa disedari sebenarnya kebanyakan orang bernafas dengan cara seperti ini, hanya saja dilakukan dengan menarik dan menghembuskan nafas secara pendek dan cepat.

Pernapasan Pundak

Cara dan sikap duduk sama seperti pernafasan perut dan dada, hanya perhatian anda ditumpukan kearah pundak. Ketika menarik nafas bawalah udara sampai kebagian pundak atau dada bagian atas, sehingga pundak akan naik. Saat menghembuskan nafas pundak diturunkan kembali keposisi biasa. Lakukan cara bernafas seperti ini hingga anda merasa terbiasa.

Pernapasan gabungan atau sempurna

Pada pernafasan perut ada kelemahan yaitu udara hanya memenuhi bagian bawah dari paru paru sedangkan bagian atas masih kosong. Sebaliknya pada pernafasan dada atau pundak udara hanya memenuhi bagian atas paru paru sedang bagian bawahnya masih kosong. Agar udara masuk dengan sempurna dan memenuhi seluruh ruang didalam paru paru maka dilakukanlah pernafasan gabungan yaitu dengan menggabungkan tehnik pernapfsan perut, dada dan pundak sekaligus pada saat bersamaan .

Ambil sikap duduk seperti ketiga cara pernafasan diatas. Tarik nafas sedalam mungkin dimulai dengan menggembungkan perut, kemudian dada dikembangkan dan pundak diangkat keatas. Kemudian hembuskan nafas dimulai dengan mengempiskan perut diteruskan dengan menurunkan dada dan pundak. Ketika menarik nafas anda akan merasakan bahwa seluruh ruang paru-paru anda dipenuhi oleh udara, dan sebaliknya ketika menghembuskan nafas paru - paru anda akan dikosongkan dengan sempurna. Inilah cara bernafas yang baik dan sempurna, lakukan ini dengan berulang-ulang sehingga anda merasa terbiasa. Lakukan penarikan dan penghembusan nafas secara perlahan dan panjang beberapa kali. Kemudian lakukan pula hal yang sama untuk penarikan dan menghembuskan nafas secara cepat.

Tempo menarik dan menghembuskan nafas

Agar energy yang didapati dari bernafas dapat betul- betul maksima, diperlukan hubungan yang baik dan sempurna antara darah dengan oxygen yang masuk kedalam paru paru. Dalam teknik olah nafas kita mengenal pernafasan berterusan atau berkesinambungan dan pernafasan terputus. Pada pernafasan berterusan, menarik dan menghembuskan nafas dilakukan secara berterusan dan berkesinambungan tidak boleh terhenti oleh penahanan nafas. Pernafasan berterusan ini biasa di temui pada olah raga pernafasan Tai chi dan Meditasi. Nafas ditarik dan dihembuskan dengan halus dan perlahan, sehingga hubungan antara darah dan oxygen diparu paru dapat berlaku dengan sempurna.

Sebaliknya pada pernafasan terputus, antara menarik dan menghembuskan nafas diselangi dengan jedah waktu menahan napas. Menahan nafas dilakukan pada ketika paru paru telah dipenuhi udara atau pada ketika udara didalam paru paru telah kosong sempurna. Nafas ditarik dengan halus dan perlahan selama beberapa kiraan sehingga udara memenuhi seluruh ruangan paru paru, kemudian ditahan selama beberapa kiraan, seterusnya dihembuskan dengan halus dan perlahan selama beberapa kiraan, dan ditahan dalam keadaan paru paru kosong selama beberapa kiraan pula, demikian seterusnya kembali pada penarikan nafas seperti semula. Lama penahanan napfs biasanya separuh waktu yang digunakan untuk menarik dan menghembuskan nafas. Misalnya menarik dan menghembuskan nafas selama 10 hitungan maka lama menahan nafas adalah selama 5 hitungan. Cara seperti ini biasa dilakukan pada latihan yoga, meditasi dan silat untuk membangkitkan tenaga dalam.

Manfaat penahanan nafas

Betapapun banyaknya udara yang disedut oleh paru paru jika sel Hb didalam darah jumlahnya kurang, maka kemampuan darah untuk menyerap oxygen dan menyalurkannya keseluruh bahagian tubuh juga akan berkurang. Disamping meningkatkan kemampuan paru-paru menghirup udara dari luar, jumlah Hb dalam darah juga perlu ditingkatkan. Peningkatan jumlah Hb dalam darah dapat dilakukan dengan teknik penahanan nafas. Dengan menahan napas ketika paru- paru dipenuhi udara maupun kosong mengakibatkan proses pengambilan oxygen oleh darah terhenti, sehingga terjadi kekurangan oxygen didalam darah. Keadaan ini merangsang darah untuk membentuk lebih banyak sel Hb, sehingga ketika menarik nafas oxygen yang diserap oleh darah jumlahnya pun meningkat, demikian juga pada waktu membuang nafas jumlah co2 yang dibuang juga lebih banyak

Penahanan nafas juga akan menyebabkan berkurangnya jumlah oxygen dalam jaringan tubuh, yang menyebabkan meningkatkan keasaman jaringan tubuh. Cairan jaringan yang asam ini merangsang pembuluh pembuluh kapiler dan pembuluh darah untuk melebar sehingga jumlah darah yang mengalir lebih banyak. Pelebaran pembuluh darah berpengaruh terhadap tekanan darah yaitu memperkecil hambatan terhadap aliran darah, sehingga tekanan darah cenderung menjadi normal.

Penahanan nafas juga membantu meningkatkan daya konsentrasi, dan menstabilkan emosi. Fikiran dan emosi terasa lebih mantap dan mudah berkonsentrasi pada ketika melakukan penahanan nafas. Cuba perhatikan, ketika anda memasukan ujung benang kelubang jarum jahit, anda dapat lebih mudah memasukan benang tersebut dengan menahan nafas dibandingkan jika anda tidak menahan nafas. Pada latihan meditasi penahanan nafas sangat membantu dalam meningkatkan konsentrasi. Penahanan nafas dapat dilakukan dua kali yaitu pada ketika udara penuh dan kosong atau hanya satu kali, dipilih salah satu pada ketika udara penuh atau kosong saja . Penahanan nafas dua kali disebut pernapasan segiempat, sedangkan penahan nafas satu kali disebut pernafasan segitiga. Untuk pemula biasanya dipilih pernafasan segitiga, kerana ketika yang berat dirasakan adalah pada ketika menahan nafas.

Olah Nafas dan Meditasi

Meditasi bukanlah ritual keagamaan tertentu ataupun pemujaan. Meditasi juga bukanlah menarik energy atau kekuatan dari makhluk ghaib ataupun kaedah berkomunikasi atau berhubungan dengan kaum jin atau syaitan. Meditasi sama sekali tidak ada hubungannya dengan “klenik” atau pun ilmu-ilmu perdukunan lainnya. Meditasi berasal dari bahasa latin yaitu meditari (berpikir) dan mederi (menyembuhkan). Pada prinsipnya meditasi adalah kegiatan untuk memasuki alam bawah sadar kita. Pada saat kita menyelami pikiran bawah sadar kita mengalami proses peningkatan kesedaran. Semakin dalam menyelam, kita akan dapat mencapai puncak kehidupan spiritual. Di situ kita dapat menemukan tujuan hidup kita yang sebenarnya. Namun, kita mempunyai kebebasan untuk menentukan sampai sejauh mana kita akan menyelami pikiran bawah sadar itu. Yang pasti, semakin dalam kita memasuki pikiran bawah sadar, kesunyian dan keheningan akan semakin kita rasakan. Selain itu, energi yang kita miliki pun akan semakin besar dan kekuatannya semakin meningkat.

Meditasi biasanya dilakukan dengan memusatkan perhatian pada objek tertentu, misalnya dengan memandang lilin, bagian tengah hidung atau merasakan denyut nadi, jantung, dan lain sebagainya. Selama meditasi nafas dilakukan dengan halus dan perlahan, perhatian tidak lepas dari titik focus. Meditasi dapat juga dilakukan dengan mengkonsentrasikan perhatian dan fikiran pada bacaan mantera, do’a, kalimat zikir atau bacaan Qur’an. Pernafasan meditasi boleh menggunakan pernafasan berterusan, atau pernafasan terputus dengan pola pernafasan segi empat atau segitiga. Belajar meditasi merupakan bahagian dari latihan mengendalikan fikiran. Meditasi adalah latihan konsentrasi yang dapat digunakan untuk mempertajam fikiran dan meningkatkan kepekaan terhadap suasana sekitar.

Kita mengenal dua macam meditasi, yaitu meditasi diam dan meditasi bergerak. Meditasi diam yang dilakukan dengan berbagai sikap duduk seperti pada meditasi yoga, tafakur, para pendeta hindu, budha atau pada perguruan seni beladiri, sedangkan meditasi bergerak dilakukan dengan berbagai jurus dan gerak, contohnya seperti pada Silat Gerak seperti Gerak Faqir, Tai Chi dan pada beberapa perguruan seni bela diri. Sebenarnya dalam Islam kita juga dapat menemui meditasi diam dan bergerak ini, contohnya  I’tikaf dan tafakur ini boleh dimasukan pada kategori meditasi diam, sedangkan solat boleh dikategorikan pada meditasi bergerak.

Olah Napas dan Tenaga Dalam

Pada beberapa perguruan silat dan seni bela diri penggabungan teknik jurus dan olah napas digunakan untuk membangkitkan dan meningkatkan kemampuan tenaga dalam serta kepekaan, sehingga mampu memecahkan benda keras seperti batu-bata , blok kayu dan sebagainya serta mampu mengesani keberadaan benda disekitarnya dengan mata tertutup.

Penggabungan teknik jurus dan olah napas memberi kekuatan energy hidup pada setiap sel tubuh sehingga mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap hentakan benda keras. Disamping itu setiap sel tubuh juga akan memancarkan energy biomagnetik, kerana jumlahnya yang sangat banyak, energy tersebut akan memancar disekitar tubuh merupakan perisai magnetik yang dapat melindungi diri dari berbagai serangan. Energi biomagnetik yang memancar disekitar tubuh itu akan bekerja secara otomatik jika ada kekuatan emosi negatif yang menyerang. Perlindungan perisai magnetik ini seringkali dipertontonkan oleh beberapa perguruan , dan ini merupakan daya tarik tersendiri bagi peminat untuk memasuki perguruan seni beladiri tersebut.

Olah Nafas dan Solat Khusyuk

Pengaturan nafas dalam solat memang tidak lazim dilakukan. Biasanya umat Islam belajar solat sejak masa kanak-kanak hanya diajarkan tata cara gerak solat dan bacaan yang harus dibaca pada setiap gerakan. Sebahagian besar umat Islam mengerjakan solat hanya sebagai kegiatan rutin yang merupakan kewajiban, tanpa memahami manfaat dan kekuatan yang tersembunyi dalam kegiatan solat tersebut. Jika dilakukan dengan tepat dan benar sebenarnya kegiatan solat mirip dengan meditasi bergerak seperti Tai Chi. Aktiviti solat yang benar juga mampu meningkatkan energy pada setiap sel tubuh dan membangkitkan medan biomagnetik disekitar tubuh, yang dapat melindungi yang bersangkutan dari serangan energy negatif.

Dengan pengaturan nafas yang tepat dan benar serta memahami setiap kalimat yang dibaca dalam solat akan mendapatkan keadaan khusyuk. Ucapan, fikiran dan perasaan menyatu dalam makna kalimat (ayat) yang diucapkan dalam solat. Konsentrasi terpusat pada setiap kalimat yang dibaca dalam solat tersebut, sehingga mencapai suasana khusyuk. Pengolahan nafas yang tepat dan benar dapat mencegah pelaku solat dari gerakan yang terburu- buru, solat dilakukan dengan toma'ninah dan khusyuk.

Olah Nafas dan Membaca Al-Qur’an

Pengaturan dan pengendalian nafas juga terdapat pada saat membaca Qur’an. Pengaturan nafas diatur dalam hukum tajwid bacaan Qur’an. Bacaan Qur’an dilakukan dengan sekali tarikan nafas dan hanya boleh berhenti pada tempat yang telah ditentukan (waqaf). Jika terputus ditengah jalan boleh berhenti pada tempat yang tidak mengubah makna dan bacaan harus diulang kembali mulai dari beberapa kata sebelumnya.

Membaca Qur’an disamping mengandungi aspek olah nafas juga mengandung aspek meditasi. Kegiatan membaca Qur’an boleh dimasukan dalam kategori meditasi diam ketika dilakukan sambil duduk dan meditasi bergerak ketika dilakukan dalam solat. Membaca Qur’an dengan tajwid dan makhraj yang tepat dan benar mempunyai efek sama seperti melakukan olah nafas . Karena itu membaca Qur’an merupakan ubat yang dapat menenangkan hati, fikiran dan memperbaiki metabolisme tubuh.

Latihan Teknik Pernafasan

Olah napas yang tepat dan benar dapat meningkatkan kesegaran dan kesihatan tubuh. Sekarang ini sudah banyak orang yang melakukan latihan olah nafas untuk mendapat kesegaran dan kesihatan tubuh. Bagi umat Islam dalam membaca Qur’an dengan benar dan tartil atau melakukan solat khusyuk juga terdapat teknik pengolahan nafas, yang insya Allah juga dapat meningkatkan kesihatan dan kesegaran tubuh.

Dipetik dari berbagai sumber )

No comments:

Post a Comment